I'm so sorry if there're mistake in my posting, yang kedua sorry juga kalo ini berita udah lama.
Sure you know about "Dinner in The Sky". Ya betul, sesuatu hal yang ga masuk diakal, dimana kita bisa makan dalam keadaan di atas langit. Tapi apa yang engga di Dunia kita sekarang, bersantap di restoran ini Anda akan merasakan sensasi terpicunya
adrenalin di ketinggian 50 meter tanpa pembatas. Makan sambil memandang
Taj Mahal atau Menara Eifel. "Dinner in The Sky" sebuah pengalaman
bersantap yang unik. Para tamu harus memesan sekaligus 22 kursi yang tersedia. Selain itu,
para tamu juga bebas menentukan lokasi tempat bersantap dengan
pemandangan yang ingin mereka nikmati saat bersantap.
Beberapa perusahaan besar yang pernah memakai jasa restoran Ghysels
dalam menggelar acara makan malam istimewa di atas ketinggian tersebut
adalah, BMW, Samsung Galaxy Tab, HSBC, dan Hugo Boss. "Dinner in The
Sky" juga pernah digelar di Grand Canyon, Niagara Falls, Taj Mahal di
India, konser Shakira, Istanbul, Swedia, dan bahkan di Bali. Untuk sekali reservasi, konsumen harus membayar sebesar $11,400 atau Rp 103.774.200,00 belum termasuk makanan. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, karena "Dinner in The Sky" milik Ghysels sudah dapat dinikmati di 30 negara termasuk Bali.
Bukan itu aja, ada juga "Married in the Sky". Pernikahan ini terjadi di atas panggung, di mana 20 tamu terikat di kursi pesawat, diskors pada ketinggian 50 meter oleh tim profesional. Pernikahan ini
dapat disesuaikan oleh setiap pasangan sesuai keinginan mereka untuk membuat impian mereka menjadi kenyataan seperti melakukan lompatan bungee dari platform setelah menikah.
dapat disesuaikan oleh setiap pasangan sesuai keinginan mereka untuk membuat impian mereka menjadi kenyataan seperti melakukan lompatan bungee dari platform setelah menikah.
Or maybe you can play a golf, watch a theater, meeting, make a lounge, play music or dance. Yes allright, if you think about it bygone, is inpossible. But now everything disinpossible to be inpossible.
Begitulah gambaran manusia yang terus mengikuti kebutuhannya. Gampang aja asal kita mempunyai duit semua itu terpenuhi. Tapi bahagia itu bukan disaat kita terus mengikuti hawa nafsu kita tapi disaat kita bisa menahan hawa nafsu kita dan menggantinya dengan senyuman. Itulah nikmat terindah yang bisa mengalahi Bumi ini, nikmat dimana kita bisa tersenyum. Hanya manusia terpilihlah yang bisa mendapatkan kebahagiaan ini. Orang kaya sekalipun, yang mempunyai duit banyak dan bisa membeli apapun, banyak yang tidak bahagia. Terus mengikuti hawa nafsu bukan jalan yang terbaik, malah mengikutinya akan membuat kita tersesat sendiri.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar